Breaking

Sabtu, 06 Mei 2017

Kepiting Merah untuk Desa Pinter (Punya Internet)

surabi-on.com
Program Desa Pinter (desa punya internet) yang diluncurkan oleh Pemerintah, memang membawa angin segar bagi dunia internet di Indonesia khususnya bagi masyarakat pedesaan yang belum ada akses internet. Anggapan seperti ini mungkin berlaku bagi kita yang sudah melek internet, bagaimana dengan masyarakat desa sendiri? Apa itu internet? Pakai internet itu gratis tidak? Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini yang akan kita peroleh dari mereka jika memang desa mereka akan dibangun jaringan internet.
surabi-on.com
Banyak program Pemerintah disusun sama untuk semua daerah dan akhirnya menemui kendala karena tidak sesuai kebutuhan daerah. Untuk itu perlu dikembangkan aplikasi yang konten/isi diperkaya oleh masyarakat lokal sehingga rasa memiliki masyarakat tinggi dan akhirnya program ini bisa berkesinambungan. Pemerintah cukup memberikan fasilitas dan desain dummy-nya saja, dan daerah yang mengembangkan. 
Berkaitan dengan program tersebut, tentunya harus didukung dengan infrastruktur yang memadai, selain PC atau server yang memiliki kinerja tinggi dengan software yang up to date dengan berbagai fiturnya, tapi ketika tidak didukung perangkat jaringan yang stabil semua itu jadi sebuah omong kosong. Sejalan dengan cita-cita undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, yaitu berkeinginan Desa Maju, Mandiri dan Sejahtera diiringi dengan tata kelola pemerintahan yang good goverment dan good governance, salah satunya adalah dengan adanya keterbukaan informasi tentang pengelolaan keuangan desa yang lebih besar dan banyak sumbernya. Saya kira dengan dukungan tersebut, desa tidak akan merasa kesulitan untuk menyediakan inrastruktur jaringan yang memadai, salah satunya dengan menyediakan perangkat jaringan salah satunya wifi router AC 5300 dari D-Link, kenapa harus D-Link AC 5300? Melihatnya sekilas, tentu ada beberapa objek yang melintas di pikiran Anda. Apakah ini salah satu kapal perang dari film Star Wars, robot laba-laba atau mungkin kepiting cyborg. Semua itu salah, bentuk unik ini adalah WiFI router teranyar milik D-Link yang sudah membawa spesifikasi kelas AC 5300. Dengan tampilannya yang agak menyeramkan sekaligus unik, router besutan D-Link ini menawarkan berbagai fitur terkini dari sebuah WiFi router.
surabi-on.com

Hadir dengan sapuan warna merah mengkilap pada bodinya, desain sisi atas seperti piramid ini sudah mulai D-Link gunakan pada seri router kelas premium sebelumnya. Dan pada kelas AC5300 seri yang memegang kasta tertinggi, D-Link masih tetap menggunakan desain tersebut. Dilengkapi dengan total delapan buah antena, WiFi router milik D-Link ini semakin menyerupai kepiting merah terbalik, tak heran ada yang menyebutnya “Chilly Crab”. Ukurannya tergolong besar dengan dimensi pada kisaran 10.34 x 16.43 x 5.89 inci. Namun karena melihat bentuknya yang unik, perangkat ini bisa diletakkan di mana saja. Mari berharap dia tidak hidup dan berjalan ketika lampu ruangan sudah mulai dipadamkan.

Indikator utama diletakkan pada lekukan tajam pada muka router, di sini terlihat logo Power, Internet (logo bumi), band 2.4G, band 5G, USB dan SS (USB SuperSpeed). Dengan kehadiran delapan buah antena, router milik D-Link ini menawarkan fitur-fitur jempolan seperti 4x4 data stream yang dapat mendukung penggunaan hingga empat perangkat yang membutuhkan streaming data berkecepatan tinggi secara bersamaan.

surabi-on.com
Antena eksternal sebanyak delapan buah dilengkapi dengan amplifier membuat cakupan area WiFi yang lebih luas.

Selain itu router ini juga sudah mengadopsi teknologi MU-MIMO dan SmartBeam yang dapat menjaga bandwith agar memberikan porsi bandwith yang sama kencang serta terfokus pada perangkat yang terhubung dengannnya. Kedelapan antena luar ini juga sudah dilengkapi dengan amplifier sinyal, hal ini membuat cakupan sinyal yang ditembakkan si kepiting merah lebih luas dari router kebanyakan dan stabil. Untuk Anda yang sering menghadapi cakupan sinyal yang kurang kuat serta kecepatan yang tidak stabil, hal tersebut dapat diminimalisir.
surabi-on.com

Untuk portnya, D-Link DIR 895L ini memiliki lima buah port LAN. Port dengan housing berwarna kuning khusus untuk kabel yang memiliki jaringan Internet. Sedangkan empat buah port LAN disampingnya merupakan port Gigabit LAN untuk kebutuhan koneksi antar perangkat. Port USB juga sudah disediakan untuk kebutuhan koneksi mesin cetak atau storage dengan dua buah port USB. Port USB 2.0 untuk printer sedangkan untuk kecepatan transfer data yang lebih tinggi menggunakan USB 3.0 SuperSpeed yang lebih cocok untuk storage. Jika diperhatikan, tepat disebelah kanan port daya terdapat switch mungil yang ternyata memiliki fitur lain yang bisa ditawarkan perangkat ini selain menjadi router yakni extender.

D-Link DIR-895L tak hanya dapat menjadi router, namun juga dapat berubah fungsi menjadi extender.

Mengontrol router melalui User interface yang hadir dalam tampilan baru membuat pengaturan menjadi semakin mudah dan singkat. Pada halaman mukanya saja Anda sudah dapat mengetahui beberapa perangkat yang terhubung ke WiFi router milik D-Link ini lengkap dengan informasi seperti band dan kualitas sinyal yang diterima oleh perangkat. Fitur menarik lainnya ada pada QoS Engine yang menyediakan 11 slot ekslusif, disini Anda bisa memasukan device card ke slot yang memiliki tingkat bandwith yang berbeda mulai dari yang tertinggi hingga menengah.

Paket penjualan

    Wireless AC5300 Ultra WiFi Router
    Kabel ethernet
    Adapter
    Quick start guide
  
Kelebihan
Desain unik
Tri band
Bentang WiFi luas

Kekurangan
Port Gigabit sedikit

Spesifikasi Data Teknis
  WiFi : 802.11ac
  •     Speed and Range : 5.3 Gbps
  •     WiFi Performance : AC5300 (1000 + 2166 Mbps )
  •     WiFi Band : Tri-Band 2.4GHz + 5GHz + 5GHz
  •     Gigabit port : 4x 10/100/1000 Gigabit LAN Ports
  •     USB port : 1x USB 3.0, 1x USB 2.0
  •     Prosesor : Dual core 1.4GHz
  •     Dimensi : 316 x 264 x 61 mm
  •     Berat : 1680 g  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox